Saturday, September 14, 2013

Todo yang Ceroboh

  Pagi hari, todo ingin berolahraga pagi. Ia jalan-jalan dengan mengayuh sepedanya hingga berkeringat. Ia berkeliling komplek perumahannya. Perjalanan itu ia membawa handphone. Dan pada saat itu, ia tidak melihat bahwa didepannya ada lubang besar karena sibuk bermain handphone. “Awas de ada lubang” kata orang disebelah kiri yang sedang berjalan. Tetapi  todo hanya menoleh kearah orang itu dan menjawab”ohh” kata todo dalam hati. Dan… brukk, terdengar suara terjatuh. Todo jatuh dari sepedanya dan handphonenya terpental jauh. Ia sangat malu karena dilihat oleh orang-orang disekitarnya. Ia menyesal, mengapa ia tidak menanggapi kata orang tadi. “Aduh, sakit” merintih todo kesakitan. Ia pun segera berdiri, dan mencari handphonenya yang terpental. “Waduh, mana nih handphone ku” bertanya dalam hati.             
   Dan beberapa saat kemudian, ia tidak sadar bahwa handphone nya telah terjebur dalam saluran air(got). Perasaan yang campur aduk dirasakannya saat ini. “haduhh handphone ku! Mau ngomong apa nih sama mama, kalau handphonenya terjebur! Malah handphone itu belum ada sebulan lagi, masih baru!” kesalnya todo. Kakinya yang terluka, dan handphonenya yang terjebur membuat todo takut untuk pulang kerumah. Hingga larut sore, akhirnya ia pun memberanikan diri untuk pulang. Saat sesampainya dirumah, mamanya bertanya “mengapa hingga sore kamu baru pulang? Dan kenapa kamu terluka seperti itu?” Tanya mama. “ini mah, todo tadi jatuh dari sepeda, dan handphone todo terjebur dalam got” kata todo sambil merintih. “yasudah, tidak apa-apa, masalah handphone tidak usah di permasalahkan. Sini, mama obati lukanya” kata mama sambil tersenyum. “loh, mama kenapa tidak marah? ” kata todo bingung. “kamu mau mama marah? Itu kan hanya handphone bisa dibeli lagi, tetapi kamu yang luka-luka masa mama tidak khawatir?” jawab mama dengan lembut. “iya mah, terimakasih dan maafkan todo ya mah” jawab todo.

No comments:

Post a Comment